PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiGangguan Komunikasi

aprosodi

aprosody

Ringkasan Singkat

Hilangnya variasi normal dalam ritme, penekanan, dan nada bicara sehingga menghasilkan suara yang monoton.

Aprosodi adalah hilangnya elemen melodi dalam bicara, yang meliputi variasi ritme, tekanan (aksen), dan nada yang biasanya memberikan nuansa emosional dan makna pada percakapan. Akibatnya, individu yang mengalami aprosodi akan berbicara dengan suara yang datar atau monoton. Sebaliknya, variasi bicara yang tidak biasa atau abnormal dikenal sebagai disprosodi. Kondisi ini sering dikaitkan dengan kerusakan pada belahan otak kanan, khususnya di area yang secara fungsional setara dengan area bicara di belahan kiri. Istilah ini juga kadang disebut sebagai aprosodia.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Ross, E. D. (1981). The aprosodias: Functional-anatomic organization of the affective components of language in the right hemisphere. Archives of Neurology.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback